Warning: Use of undefined constant REQUEST_URI - assumed 'REQUEST_URI' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/u7982410/public_html/wp-content/themes/redwood/functions.php on line 73
Pilih, Cuci & Simpan Sayuran - Yoesi Ariyani

Pilih, Cuci & Simpan Sayuran

Sayuran yang dibeli gampang layu, kusam atau busuk? Saya mau berbagi tips dan cara pilih, cuci serta simpan sayuran yang selama ini saya praktekan di rumah.

Cara memilih

Pilih sayuran yang organik karena kandungan gizi sayuran organik umumnya lebih tinggi daripada sayuran non-organik. Selain itu, asupan bahan kimia dalam tubuh akan semakin minim dengan kita mengonsumsi sayuran organik.

Pilih sayuran organik yang telah bersertifikat resmi. Untuk sayuran daun, pilih warnanya tidak boleh kusam, pilih yang berwarna cerah tetapi jangan yang sudah menguning. Untuk sayuran buah, jangan yang busuk, jangan ada bekas-bekas lubang dan tidak terlalu lunak.

Cara mencuci



Rendam sayuran di dalam campuran pencuci sayur atau bisa juga menggunakan cuka apel selama 15 menit. Di sini saya pakai pencuci sayur buatan salah satu sahabat saya di Instagram. Atau pakai Apple Cider Vinegar merk Bragg. Perbandingannya adalah 2 sdm cuka apel dicampur dengan 5 liter air. Lalu bilas sayuran di bawah kucuran air. Bersihkan secara detail pada lipatan halus, tangkai dan gumpalan kuntum. Tiriskan.


Cara menyimpan


Bila masih ada air yang menempel, hilangkan dengan menggunakan salad spinner. Bisa di-Google untuk penampakannya. Banyak macamnya yang beredar di pasaran. Simpan sayur dalam keadaan utuh, jangan dipotong tangkainya.


Setelah itu, bungkus dengan lap dapur yang bersih. Sebaiknya, lap dapur ini memang khusus hanya untuk membungkus sayuran. Lap dapur akan menyerap kelembaban sayuran agar sayuran tidak mudah busuk. Lalu simpan di dalam kontainer plastic. Beri nama untuk memudahkan pencarian.

Pastikan kulkasnya bersih, tidak ada sisa buah dan sayuran yang lain, karena sisa sayuran atau buah akan membuat sayuran baru mudah layu, busuk dan berwarna kuning.

Menurut pengalaman saya, cara seperti ini akan membuat sayuran tahan selama 1 minggu.

Untuk penyimpanan sayuran, ada juga beberapa tips yang bisa diperhatikan.

  • Pisahkan antara sayuran dan buah. Karena keduanya memilki kelembaban yang berbeda. Buah umumnya akan mengeluarkan gas yang dinamakan Ethylene yang dapat menyebabkan sayuran yang ada didekatnya lebih cepat matang.
  • Jangan simpan bawang merah atau bawang putih di dalam kulkas. Karena juga dapat menimbulkan gas yang mempengaruhi bau makanan yang lain dan juga akan membuat sayuran yang lain menjadi lebih cepat busuk.
  • Jangan simpan kentang di dalam kulkas. Kentang akan membuat sayuran lain jadi cepat busuk dan akan mengubah rasa dari kentang itu sendiri.
  • Belanja lah sesuai kebutuhan selama seminggu. Biasanya, saya belanja seminggu sekali; tidak berlebihan dan secukupnya.

Di jurnal lain, saya akan share tentang daftar belanja yang biasa digunakan untuk panduan belanja mingguan saya, ya. Selamat mempraktekkan, bila ada masukan dan tips-tips tambahan, tulis di komentar, ya. Pasti akan berguna untuk teman-teman yang lain. Maturnuwun…



You Might Also Like

1 Comment

  • Reply
    Helena
    February 13, 2018 at 8:05 am

    Cairan pencuci sayurannya beli dimana bu?

  • Leave a Reply

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.